Rabu, 25 April 2012

Tentang e-KTP di Minsel


Amurang, KOMENTAR
Penyelesaian rekam data untuk elektronik Kartu Tanda Penduduk (KTP) akhirnya dapat diselesaikan sebelum tenggat waktu 30 April seperti yang ditetapkan Depdagri. Menurut Kadis Capil Izak Ray meski yang terekam baru 87 persen, tapi secara keseluruhan perekaman sudah sesuai target.
“Untuk Kabupaten Minsel sesuai data wajib e-KTP ada 134.499 orang dan yang sudah merekam data ada 110.727 sedangkan sisanya yang berjumlah 23.772 orang tidak dapat direkam karena ada berbagai alasan. Seperti data ganda, telah meninggal dunia, tidak berada di tempat, belum cukup umur, dalam tahanan, sakit dan tidak mau direkam dengan alasan telah lansia. Dengan demikian sesuai pe-tunjuk perekaman dinyatakan sudah mencapai 100 persen,” beber mantan Kabag Humas Deprop Sulut tersebut.
Meski perekaman data telah mencapai 100 persen, bukannya berarti warga yang belum sudah tidak dapat lagi melakukan pe-rekaman. Pihak Discapil dan kecamatan sebagai operator di lapangan tetap membuka kesem-patan bagi warga. Karena mung-kin seja mereka sebelumnya be-lum terdata sebagai warga Minsel sehingga tidak masuk dalam daftar. “Masih dibuka kesempatan hingga 31 Desember bagi warga yang belum melakukan pereka-man. Datangi saja kecamatan untuk melakukan perekaman, asalkan prosedurnya diikuti se-perti telah memiliki KTP na-sional.
Pembagian e-KTP sendiri ren-cananya akan dilakukan secara bertahap, paling lambat 31 Desember. Sebab e-KTP akan diberlakukan secara penuh di awal tahun depan. Penyaluran-nya dilakukan di masing-masing kecamatan dimana warga me-lakukan perekaman data.(vtr)

Pasir Besi Ada di Minsel

PT Nikita Tambang Pasir besi Masuk Minsel
 

Amurang,swarasulut- 

Tingkat perkembangan di kabupaten Minsel, memang dapat dikatakan mengalami peningkatan yang cukup signifikan, pasalnya selain hadirnya Pelabuhan Perikanan, Pelabuhan Umum, Pelabuhan Verry bahkan sejumlah Infrastruktur yang kini mulai dibangun di Kabupaten Minsel, kali ini PT Nikita Tambang Pasir besi melakukan eksplorasi di Kecamatan Tenga dan Sinonsayang, tepatnya di enam desa.Demikian dikatakan Pengky Terok, Kadistamben Minsel pada Rabu (9/11/2011). “Jadi PT Nikita Tambang masih eksplorasi, untuk naik ke eksploitasi tergantung hasil eksplorasi yang mereka lakukan,” Katanya.. Enam desa yang mengandung pasir besi di pinggir pantai ini, yakni Molinow, Pakuweru Utara dan Sapa untuk Kecamatan Tenga, Dan Tanamon, Poigar dan Durian di Kecamatan Sinonsayang. “Kami hanya mengantar dan mereka periksa ternyata ada pasir besi, tetapi untuk mengetahui berapa banyak kandungan cadangannya, itulah eksplorasi yang mereka lakukan,” Ungkap terok menjelaskan. Lagi Terok, mengatakan Hadirnya PT pasir besi tidak merusak lingkungan dan itu untuk kemakmuran dan kejayaan masyarakat Minsel, Investor bebas untuk masuk Minsel. “Yang penting ramah lingkungan sesuai aturan yang berlaku, tentunya untuk kemakmuran dan kejayaan warga Minsel itu sendiri,”Katanya.(juvan/hanter.


Kamis, 19 April 2012

Karang Taruna di Manado

Semoga saja di Desa-desa juga bisa di bentuk Karang Taruna mengikuti apa yang terjadi di manado ini. Simak beritanya:

Dinas Sosial Fasilitasi Pembentukan Karang Taruna di Manado

Aldi Mawitjere | 19 April 2012 – 14:59 WITA
dinas sosial manado

Kabid Kesejateraan Paula Lalamentik saat melakukan sosialisasi Karang Taruna di Kelurahan Perkamil
MANADO, (manadotoday.com) – Pemerintah Kota Manado, melalui Dinas Sosial memfasilitasi pembentukan Karang Taruna di setiap Kelurahan.
“Karang Taruna diminta untuk digalakkan kembali di Kota Manado. Maka itu kita diberikan kewenangan membetuk dan memberdayakan kembali. Jadi pembentukan di 87 Kelurahan akan dibentuk sesegera mungkin, saya dan Pak Kadis Sosial Frans Mawitjere selaku pembina,”ujar Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Paula Lalamentik,S.Sos.Aj.Ak.

Dari data yang ada 42 Kelurahan sudah terbentuk Karang Taruna, namun yang aktif baru 23.
“Karang Taruna sebagai potensi sumber di masyarakat, mereka menjadi motivator dalam menangani Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial khususnya Generasi Muda,”jelas Lalamentik.
Hanya saja Karang Taruni ini belum untuk saat tidak ada anggaran, namun apabila sudah terbentuk, karang taruna ini bisa mengajuhkan proposal ke Dinas Sosial.
“Setelah terbentuk memang tidak ada dana, namun bisa memasukan proposal untuk bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Kementerian Sosial,”pungkasnya. (ald)

Selasa, 17 April 2012

Bupati Tinjau Proyek PNPM di Desa Koreng

Komisi II DPR RI dan Bupati Minahasa Selatan Tinjau Proyek PNPM Desa Koreng

David Masengi | 17 April 2012 – 20:30 WITA
proyek PNPM desa Koreng
Bupati Tetty Paruntu bersama Ketua Komisi II DPR-RI Rombongan Agung Gunanjar Sudarsah bersama rombongan saat meninjau proyek PNPM di desa Koreng Kecamatan Tareran


AMURANG, (manadotoday.com) – Kunjungan kerja (Kunker) Komisi II DPR-RI ke Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), dalam rangka melakukan peninjauan sejauh mana perekaman data e-KTP di Kabupaten Minsel. Rombongan Komisi II DPR-RI ini didampingi Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu juga menyempatkan diri melakukan tinjauan proyek PNPM di Desa Koreng Kecamatan Tareran, Selasa (17/4/2012) siang tadi.
Bupati perempuan pertama pilihan rakyat Minsel ini, disela-sela kunker Komisi II DPR-RI ini, memaparkan program perekaman e-KTP dan program PNPM di Minsel.
“Puji Tuhan saat ini untuk Program e-KTP di kabupaten Minsel sudah 90 persen sedangkan untuk PNPM sedang berjalan dengan semestinya,” ungkap Paruntu saat memberikan sambutan.
Dalam kunjungan ke Desa Koreng Lecamatan Tareran Rombongan Komisi II DPR-RI yang di bawah pimpinan oleh Ketua Agung Gunanjar Sudarsah dan didampingi Bupati Christiany Eugenia Paruntu, disamping untuk meninjau program PNPM juga sekaligus meresmikan Sekolah SMK yang di bangun dengan anggaran yang diambil dari dana PNPM.(dav)

PENGADAAN PASAR DESA DAN KANTOR DESA DI MINSEL

Komisi ll DPR-RI Kunjungi Minsel, Tetty Minta Pasar Desa dan Pembangunan Kantor Desa

Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu saat berfoto bersama dengan personel Komisi 2 DPR-RI di Quest House

Sambutan Bupati Christiany Eugenia Paruntu dihadapan Komisi 2 DPR-RI

Penandatanganan Prasasti proyek PNPM yang disaksikan Ketua Komisi ll Agun Gunanjar Sudarsah di Desa Koreng Kecamatan Tareran, Selasa (17-04-2012)

Amurang, Swarasulut – Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia (Tetty) Paruntu, Selasa (17/04/2012) tadi siang menerima kunjungan Belasan Anggota Komisi ll DPR-RI di gedung serbaguna Waleta.
Dalam pidatonya Bupati pertama perempuan Minsel ini, sangat welcome menyambut belasan anggota Komisi ll DPR-RI tersebut. Bahkan diakhir pidatonya Tetty Mengusulkan kepada anggota DPR-RI yang dikomandani ketua Komisi 2 Agung Gunanjar Sudarsah tersebut, tentang konsep pasar desa dan Pembangunan Kantor Desa di Minsel. ” Saya selaku Bupati Minahasa Selatan, sesuai dengan keadaan di Kabupaten kami ini, kami membutuhkan dana untuk pembuatan pasar Desa serta perbaikan dan pembangunan kantor Desa di 167 Desa yang ada di Minsel,” ujar Tetty sapaan akrab Bupati Minsel ini.
Bak gayung bersambut, Ketua Komisi 2 Agung Gunanjar Sudarsah dalam sambutannya tersebut nampak sangat appresiatif terkait usulan Bupati Minsel tersebut. ” Kunjungan kami di Kabupaten Minahasa Selatan, sudah sesuai rencana, tujuan kami ke Kabupaten ini, dalam rangka untuk meninjau langsung proses proyek E-KTP dan pelaksanaan proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), namun usulan Bupati cantik ini, sangat baik untuk dilanjutkan dengan ketokan palu DPR-RI,” ujar pengganti EE Mangindaaan di Komisi ll ini, yang disambut riuh para pejabat Minsel yang hadir dalam ceremoni kunjungan DPR-RI tersebut.
Dengan demikian konsep Minsel Berdikari cepat dibawah pimpinan Bupati Christiany Eugenia Paruntu ini, dalam waktu dekat ini akan terwujud.
Selesai acara penyambutan, Bupati beserta Rombongan DPR-RI menuju ke Desa Koreng Kecamatan Tareran guna peresmian Proyek PNPM Mandiri berupa gedung Sekolah SMK. Diketahui dalam pelaksanaan proyek ini terbilang cukup fantastis. Betapa tidak dalam anggaran 112 juta rupiah tersebut, mendapat dukungan swadaya masyarakat 59 juta rupiah. (dolvie)

Kamis, 12 April 2012

Pejabat Minsel dilarang lakukan PUNGLI

Semoga saja dengan adanya larangan pungli ini akan di taati oleh para pejabat di Minsel. Terutama di SAMSAT. Karena kami FORKMAPPEDES memiliki beberapa kesaksian anggota kami bahwa SAMSAT sering melakukan pungli...

Simak beritanya ...

Paruntu Larang Pejabat Pemkab Minahasa Selatan Lakukan Pungli

David Masengi | 12 April 2012 – 15:46 WITA

AMURANG, (manadotoday.com) – Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu, mewarning seluruh bawahannya yang betugas di lingkup Pemkab Minsel, untuk tak melakukan pungutan liar (pungli).

“Saya tegaskan untuk seluruh pejabat maupun pegawai di pemkab minahasa selatan, untuk tak melakukan pungli,” tegas Paruntu.

Paruntu Larang Pejabat Pemkab Minahasa Selatan Lakukan Pungli

Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Paruntu

Kata dia, dirinya tak segan-segan memberikan sanksi tegas, jika ada pejabat maupun pegawai terbukti melakukan pungli.

Diketahui, belakangan ini beredar kabar jika ada beberapa oknum yang bertugas di sejumlah SKPD Pemkab Minsel, diduga melakukan pungli kepada masyarakat yang mengurus berkas.

“Untuk masalah itu coba ditanya dulu ke pimpinan SKPD tersebut. Sebab, saya belum menerima laporan tersebut, dan saya janji akan saya cari tahu,” ungkapnya. (dav)


Semoga ini di taati. Jika ada masyarakat yang menemukan perbuatan ini silakan melaporkan kepada yang berwajib. Atau hubungi kami.


FORKMAPPEDES MINSEL.

HP: 085285148198

www.pelangi-desa.blogspot.com

www.forkmappedes.blogspot.com




Pengoperasian Pelabuhan Amurang, Tunggu Hasil Tender


Amurang, Swarasulut-Meski telah dibangun dan diresmikan bebarapa tahun silam, akan tetapi pengoperasian pelabuhan Amurang yang diplot melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), tampaknya belum akan beroperasi. Hal tersebut lebih dikarenakan belum ditenderkanya operator yang nantinya akan mengoperasikan pelabuhan tersebut. “Jika hasil tender telah ada, secara otomatis pengoperasian pelabuahan amurang tersebut akan segera dilakukan. Sampai saat ini pihak kami masih menunggu hasil tender yang dilakukan pihak pemerintah pusat,” ungkap Kadis Perhubungan kominakasi dan Informasi (Dishubkomnfo) Minsel Jimmy Tamon, SE ketika dikonfirmasi situs ini rabu (11/04) kemarin.Selanjutnya dikatakan Tamon, sesuai informasi yang didapatkanya melalui pemerintah pusat, proses pentenderan untuk operator kapal yang nantinya akan melayani rute Amurang-Toli-toli dan Amurang Nusa Utara. “Jika proses pentenderan tersebut telah selesai, dan tembusanya telah ada kepada kami bisa dipastikian akan segera beroperasi,” terangnya.Sementara itu sejumlah masyarakat Minsel sangat mengharapkan pengoperasian pelabuhan Amurang tersebut segera berjalan, karena ini merupakan salah satu keungulan kabupaten Minsel yang nantinya bisa memberikan penyumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemkab Minsel. “Jika pengoperasian pelabuhan ini telah jalan, otomatis juga akan memberikan lapangan kerja yang baru bagi masyarakat Minsel, untuk itu besar harapan kami Pemkab Minsel untuk selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, agar pengoperasian pelabuhan tersebut akan secara cepat beroperasi,” harap David Manopo mewakili sejumlah warga Minsel. (dolvie)

Semoga janji bahwa akan ada lapangan kerja yang baru bagi masyarakat Minsel bisa di wujudkan...